Editor

Editor

Bashrah (1): Kota Amshar

Pada permulaan periode futuhat, kota-kota Islam tumbuh dengan corak kota pertahanan. Kota-kota tersebut berfungsi sebagai pangkalan militer dan pusat administrasi bagi daerah-daerah yang baru dibebaskan. Corak pertumbuhan kota ini dalam Islam disebut Amshar, yang merupakan bentuk tunggal dari misr yang bermakna batas suatu wilayah atau batas patok tanah. Amshar terbentuk dari gabungan keluarga dan kabilah Arab yang datang dan memutuskan untuk menetap di kota tersebut. Secara...

Read moreDetails

Nishapur Kota Pusat Perkembangan Seni dan Dekorasi Dunia Islam

Kota Nishapur merupakan kota bersejarah dalam peradaban Islam. Kota yang terletak di Provinsi Khurasan, Iran ini menyimpan jejak historis penting sebagai kota pusat perkembangan seni dan dekorasi dunia Islam. Nishapur telah eksis sejak masa Dinasti Sassaniyah Persia. Setelah Dinasti Sassaniyah jatuh dan wilayah Persia dikuasai oleh Islam, Nishapur tumbuh menjadi sebuah kota besar nan penting dalam peradaban Islam. Kota ini menjadi pusat kreativitas para seniman...

Read moreDetails

Madinah Awal Perkembangan Kota Islam

Kawasan Semenanjung Arab menempati posisi strategis yaitu di antara pusat peradaban kuno. Kawasan ini dihimpit oleh dua peradaban kuno yang tumbuh dari peradaban sungai besar, yaitu peradaban Mesir di Lembah Sungai Nil dan peradaban Babilonia di Lembah Sungai Eufrat dan Tigris (Mesopotamia). Sejumlah peneliti bahkan menyebut bahwa selain dihimpit Mesir dan Babilonia, kawasan Semenanjung Arab juga berada di antara peradaban kuno Eropa di sisi barat...

Read moreDetails

Islam dan Strategi Sistem Tata Kota

Islam mengenal konsep tata kota dalam membangun peradabannya. Konsep tata kota dalam Islam ini memiliki makna yang menyeluruh, yang meliputi sistem pertahanan, jalanan kota, fasilitas umum, hingga sistem sosial politik. Selain itu, dalam mengatur masyarakat, Islam juga meletakkan strategi urbannya berdasarkan landasan Al-Qur’an dan Hadits sebagai sumber syariah. Perencanaan kota dalam Islam didasarkan pada sumber-sumber mengenai siyasah (pemerintahan). Dalam hal ini pemerintah melalui kebijakan-kebijakannya berkedudukan...

Read moreDetails

Situs Bongal Bukti Jejak Tertua Interaksi Nusantara dengan Dunia Islam dan Sumbangannya bagi Historiografi Indonesia

Situs Bongal merupakan kawasan yang menyimpan bukti-bukti penting interaksi Nusantara dengan dunia Islam sejak abad ke-7 M. Identifikasi ini secara absolut didasarkan pada hasil analisis uji pertanggalan artefak, yang menunjukkan usia tertua artefak Situs Bongal berasal dari abad ke-7 M. Namun identifikasi usia Situs Bongal masih membuka ruang kemungkinan lain. Situs Bongal dimungkinkan memiliki usia yang lebih tua dari abad ke-7 M.  Kemungkinan ini didasarkan...

Read moreDetails

Peneliti Arkeologi Maritim: Fragmen Kayu Kapal Situs Bongal Merupakan Temuan Pertama dan Tertua di Pesisir Barat Sumatra

Shinatria Adhityatama dan Agni Sesaria Mochtar dalam Kunjungannya ke Sultanate Institute dan Museum Abad Satu Hijriyah pada Sabtu (26/03/2022) di Solo. Dokumentasi Sultanate Institute Situs Bongal menyimpan bukti-bukti penting eksistensi kawasan pesisir barat Sumatera. Sejumlah artefak ditemukan dalam jumlah melimpah dan jenis yang beragam. Kompleksitas temuan artefak bahkan belum ditemukan sebelumnya di kawasan lain di pesisir barat Sumatera. Upaya penelitian Situs Bongal diakui menaruh kontribusi...

Read moreDetails

Peneliti Arkeologi Maritim Kunjungi Sultanate Institute dan Museum Abad Satu Hijriyah

Shinatria Adhityatama dan Agni Sesaria Mochtar dalam Kunjungannya ke Sultanate Institute dan Museum Abad Satu Hijriyah pada Sabtu (26/03/2022) di Solo. Dokumentasi Sultanate Institute Peneliti arkeologi maritim Shinatria Adhityatama (Griffith University) dan Agni Sesaria Mochtar (University of Naples L’Orientale) mengunjungi Sultanate Institute dan Museum Abad Satu Hijriyah pada Sabtu (26/03/2022) di Solo. Kunjungan dimaksudkan untuk melakukan dokumentasi terhadap temuan artefak fragmen kayu kapal Situs Bongal....

Read moreDetails

Bandar-Bandar Sumatera dan Jawa dalam Catatan Geografer Muslim

Samudera Hindia merupakan kawasan yang ramai akan lintasan pelayaran dan perdagangan maritim. Jaringan ekonomi berlangsung antara Teluk Persia dengan India, Afrika, Hindia Timur hingga ke Cina. Perkembangan pengetahuan maritim menjadi faktor mendasar yang mempengaruhi terbentuknya interaksi diantara kawasan di Samudera Hindia tersebut. Diantara rentang abad 7-13 M (abad pertengahan), perkembangan pengetahuan maritim tersebut tampak dalam catatan pelayaran para geografer muslim. Karya-karya mereka masyhur dalam studi...

Read moreDetails

Penelitian Ekskavasi Situs Bongal Tahun 2022: Bandar Fansuri Abad 7-10 M

Dokumentasi Hari Terakhir Ekskavasi Situs Bongal Arkeolog dan Tim Sultanate Institute. Dokumentasi Sultanate Institute. Sultanate Institute melanjutkan kerjasama penelitian Situs Bongal bersama BRIN Kantor Arkeologi Sumatra Utara. Penelitian kali ini melibatkan juga Museum Abad 1 Hijriyah, Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (MAPESA), peneliti ahli utama Pusat Riset Arkeometri BRIN, dan peneliti kehutanan dari BPSI Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kuok. Penelitian ini dapat terwujud melalui dukungan PT....

Read moreDetails

Ekskavasi Situs Bongal, Arkeolog Temukan Lempengan Berinskripsi Arab

Arkeolog sedang mencatat perkembangan penggalian titik ekskavasi Situs Bongal. Dokumentasi Sultanate Institute Lempengan kuningan berinskripsi Arab menjadi temuan paling istimewa dalam ekskavasi di Situs Bongal Tahun 2022. Lempeng kuningan tersebut merupakan salah satu temuan dari titik penggalian 8 di Situs Bongal Desa Jago Jago, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah. "Salah satu temuan yang sangat menarik dari titik penggalian 8 ini adalah sebuah lempengan dari kuningan....

Read moreDetails
Page 15 of 18 1 14 15 16 18

FOLLOW & SUBSCRIBE

RECENT NEWS