Editor

Editor

Sultanate Institute dan Museum Abad Satu Hijriyah Mendapat Kunjungan Anggota Tim Ahli Cagar Budaya Nasional

Pada Jum’at (16/08/2024) Sultanate Institute dan Museum Abad Satu Hijriyah menerima kunjungan anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Nasional Dr. Junus Satrio Atmodjo dan Dr. Ninny Susanti Tedjowasono, di Solo. Di sela aktivitas selama kurang lebih 4-5 hari di Solo, pak Junus dan bu Ninny mengunjungi kantor Sultanate Institute dan Museum Abad Satu Hijriyah. Kami berdiskusi mengenai perlunya riset lanjutan di Situs Bongal serta upaya...

Read moreDetails

SPICED ISLAM AND TEXTUAL CIRCULATIONS INDIA, INDONESIA, AND THE INDIAN OCEAN

SPICED ISLAM AND TEXTUAL CIRCULATIONS INDIA, INDONESIA, AND THE INDIAN OCEAN   Abstracts of 500 words are due by November 10, 2022, and should be sent to [email protected] and [email protected]. The conference does not have a registration fee.   IMPORTANT DATES Call for Papers: October 2022 Abstract Submission: November 10, 2022 Paper Presentation: November 28-29, 2022 Full Paper Submission: December 15, 2022   VENUE Theatre...

Read moreDetails

Spiced Islam and Material Cultures Across the Indian Ocean

INTRODUCTION Across the spice routes of the Indian Ocean world, religious and cultural connections between South and Southeast Asia have manifested in diverse forms of material culture. While these connections have often been described as unidirectional, this conference aims to explore the multidirectional religious and cultural exchanges between both subcontinents. Building upon the success of our previous conference, titled “Spiced Islam and Textual Circulation: India,...

Read moreDetails

Arkeologi Maritim: Kajian dan Perkembangannya di Indonesia

Berdasarkan penjelasan Keith Muckelroy, arkeologi maritim adalah ilmu yang mempelajari peninggalan budaya maritim masa lalu baik di daratan maupun yang berada di bawah air. Dengan terminologi tersebut, Muckelroy membagi cakupan arkeologi maritim menjadi dua, yaitu archaeology of shipwrecks, dan archaeology of maritime culture. Arkeologi maritim memiliki ruang lingkup yang terdiri dari wilayah laut, danau, sungai, objek kapal beserta muatannya, yang ditunjukkan dengan peninggalan material hasil...

Read moreDetails

Seni Islam: Ikonoklasme, Kaligrafi, dan Arabesk

Pembahasan lain dalam buku Menemukan Peradaban Jejak Historis dan Arkeologis Islam Indonesia karya Prof. Hasan Muarif Ambary memuat tentang bukti-bukti peninggalan seni Islam. Berdasarkan data peninggalan seni Islam tersebut, Prof. Hasan Muarif Ambary menyimpulkan bahwa karakteristik seni Islam terdiri dari tiga unsur, yaitu ikonoklasme, kaligrafi, dan arabesk. Ikonoklasme pada dasarnya merupakan kesenian yang berkembang di dunia kristiani. Suatu produk seni yang menggambarkan perwujudan makhluk manusia...

Read moreDetails

Arkeologi Sebagai Sumber Sejarah Islam

Menemukan Peradaban: Jejak Arkeologis dan Historis Islam Indonesia merupakan buku komprehensif karya arkeolog Hasan Muarif Ambary, yang membahas secara runut dan terstruktur kajian arkeologi maupun sejarah Islam di Indonesia. Terbit pada tahun 1998, buku ini merupakan satu-satunya buku paling lengkap dan rinci tentang arkeologi Islam di Indonesia pada rentang masa itu. Prof. Hasan Muarif Ambary membahas disiplin ilmu arkeologi dalam konteks Islam di Indonesia mencakup...

Read moreDetails

International Conference Spiced Islam & Material Cultures Across the Indian Ocean

Samudra Hindia merupakan kawasan yang ramai akan lintasan pelayaran dan perdagangan maritim. Jaringan ekonomi berlangsung antara Teluk Persia dengan India, Afrika, Hindia Timur hingga ke Cina. Perkembangan pengetahuan maritim menjadi faktor mendasar yang mempengaruhi terbentuknya interaksi di antara kawasan di Samudra Hindia. Kawasan perairan ini merupakan kawasan perairan ketiga terbesar di dunia. Samudra Hindia melingkupi kawasan Asia, Afrika, dan Australia dengan sejumlah area lautan regional...

Read moreDetails

Sultanate Institute Presentasikan Museum Fansuri Situs Bongal di IFSR 2023

On-Site Museum merupakan salah satu konsep pengelolaan museum yang lahir dari ide pembaruan museum atau yang dikenal dengan paradigma New Museum dan Reinventing the Museum. Pergeseran paradigma ini muncul dan semakin menjadi arus utama sejak abad ke-20 hingga ke-21 ini. Memasuki akhir abad ke-20 hingga abad ke-21, muncul kritik terhadap eksistensi museum. Kritik eksistensi museum mengarah pada peran dan makna museum sebagai institusi publik yang...

Read moreDetails

Peletakkan Dasar-Dasar Kebijakan Ekonomi dan Industri masa Umar bin Khattab RA

Era kepemimpinan khalifah Umar bin Khattab RA berhasil membawa ekspansi wilayah pemerintahan Islam menembus wilayah-wilayah strategis. Ekspansi wilayah pada masa itu telah mencapai Persia, Mesir, Afrika Utara, hingga memasuki wilayah Syam yang dikuasai oleh Romawi. Khalifah Umar bin Khattab RA ialah pemimpin yang dikenal tegas, tangguh, dan pemberani, yang karena itu mampu menghantarkan Islam menguasai wilayah-wilayah penting bagi perluasan wilayah Islam. Namun disamping keberhasilannya dalam...

Read moreDetails

Situs Bongal Bukti Tertua Interaksi Dunia Islam dengan Kepulauan Nusantara

Penelitian Situs Bongal merefleksikan bukti-bukti terbaru dalam historiografi Indonesia. Diskursus mengenai proses interaksi Nusantara dengan Dunia Islam yang berkepanjangan kini memungkinkan untuk dikaji kembali. Analisis artefaktual Situs Bongal menunjukkan bahwa situs ini merupakan satu-satunya situs yang mengungkap bukti tertua interaksi Kepulauan Nusantara dengan kawasan asal Dunia Islam (Timur Tengah). Bukti-bukti ini terwakili oleh keberadaan koin-koin perak (Dirham) masa daulah Umawiyyah dan Abbasiyah, yang berasal dari...

Read moreDetails
Page 9 of 22 1 8 9 10 22

FOLLOW & SUBSCRIBE

RECENT NEWS