No Result
View All Result
Sultanate Institute
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan
No Result
View All Result
Sultanate Institute
No Result
View All Result

Situs Bongal dan Historiografi Islam Indonesia

Editor by Editor
2 September 2025
in Islamic Civilization
0
Situs Bongal dan Historiografi Islam Indonesia

Rekonstruksi Kapal 'Dhow' dalam Jewel of Muscat. Sumber: jewelofmuscat.tv

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Buku Perdagangan Maritim Dunia Islam di Pantai Barat Sumatra Abad I-IV H/VII-X M memberikan kesan yang kuat tentang wacana Islamisasi di Kepulauan Nusatara. Hal ini disampaikan oleh Guru Besar Ilmu Sejarah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Jajat Burhanudin dalam bedah buku di BRIN Kawasan Gatot Subroto.

Buku ini memperkaya secara substansial historiografi Islam Indonesia dan memberi bukti-bukti kuat teori tentang proses Islamisasi di Indonesia telah berlangsung sejak abad ke-7 M. Teori ini sebelumnya dikemukakan oleh Hamka dan salah seorang arkeolog Uka Tjandrasasmita.

Hamka dalam Seminar Masuknya Islam ke Indonesia di Medan tahun 1963, menyatakan bahwa Islamisasi dilakukan oleh orang-orang Arab yang telah datang ke Nusantara sejak abad ke-7 M. Asumsi ini didasarkan pada sumber teks-teks sejarah perjalanan laut para pelayar muslim yang mencatat lokasi-lokasi yang disinggahi, termasuk di Indonesia.

Arkeolog Uka Tjandrasasmita dalam bukunya Arkeologi Islam Nusantara (2009) menyimpulkan hal serupa. Hal tersebut didasarkan pada catatan Tionghoa masa Dinasti T’ang tentang keberadaan komunitas masyarakat Arab di Nusantara.

Orang-orang Tionghoa pada masa itu (abad 7-8 M) menyebut mereka dengan sebutan Ta-Shih atau Da Shi, yang telah bermukim di pesisir barat Sumatra (Wade, 2011; Groeneveldt, 2018).

ADVERTISEMENT

Sumber-sumber sejarah di atas menunjukkan fakta bahwa proses Islamisasi berlangsung dalam wujud kota dagang, dan temuan data-data arkeologi Situs Bongal menegaskannya. Islamisasi berlangsung melalui aktivitas kemaritiman, yang memungkinkan memfasilitasi interaksi jarak jauh antar kawasan.

Kota-kota dagang kemudian melangsungkan perkembangan intensif hingga puncaknya pada abad ke-13 ditandai dengan terbentuknya otoritas politik melalui kerajaan Samudra Pasai/Syumuttrah Pasai. Perkembangan ini teus berlanjut pada masa-masa berikutnya dan meluas di sejumlah wilayah lain di Nusantara.

Kota-kota dagang menjadi awal perjumpaan muslim dengan komunitas masyarakat di berbagai wilayah. Dan pada masa berikutnya kota-kota dagang menjadi ciri penting pengetahuan dan warisan peradaban atas dasar ajaran agama Islam.

Dengan demikian, proses Islamisasi bukan sebagai peristwa, melainkan sebagai proses sejarah yang melibatkan banyak faktor. Islamisasi masa awal inilah yang menjadi basis fondasi kuat keberlanjutan Islamisasi masa selanjutnya, yang menghasilkan bentuk-bentuk peradaban Islam di Indonesia.

Pengaruh Geopolitik Timur Tengah

Akselerasi penyebaran agama (dakwah) dan pembebasan wilayah (futuhat) Islam di Timur Tengah berdampak luas terhadap situasi global. Penguasaan wilayah-wilayah jejaring kota pelabuhan semakin memperluas jangkauan perdagangan.

Volume kedatangan para pedagang muslim dari Timur Tengah meningkat. Kemudian menghantarkan pertumbuhan bandar-bandar dagang secara global, termasuk di wilayah pesisir di Nusantara.

Bandar-bandar kota dagang bersifat kosmopolit. Mencerminkan keterbukaan dan keberagaman komunitas masyarakat. Aktivitas pelayaran dan perdagangan juga memungkinkan beragam unsur baik latar belakang etnis maupun agama terlibat.

Sebagaimana dicatat oleh Buzurg bin Syahriar dalam ‘Ajaibul Hind dan Andre Wink bahwa orang Yahudi juga turut serta dalam perjalanan laut para pedagang muslim di kawasan Samudra Hindia.

Namun bukti-bukti yang ditunjukkan melalui sumber tertulis maupun data-data arkeologi dengan jelas menunjukkan, bahwa muslim melangsungkan peran signifikan dan sentral dalam interaksi peradaban sejak abad ke-7 M.

Jejaring pelayaran dan perdagangan maritim global oleh orang-orang muslim melangsungkan proses Islamisasi sekaligus globalisasi awal di Kepulauan Nusantara, seperti halnya bukti-bukti temuan di Situs Bongal, pesisir barat Sumatra.

Previous Post

Perdagangan Maritim Dunia Islam di Pantai Barat Sumatra Abad I-IV H / VII-X M

Next Post

Situs Bongal dalam Perniagaan Maritim Global Abad VII-X M

Editor

Editor

Related Posts

“Koin Fulus Daulah Abbasiyah”
Islamic Civilization

Studi Paleografi Komparatif-Kuantitatif dalam Analisis Numismatik Koin Berinskripsi Arab Temuan Situs Bongal

26 Maret 2026
Teknologi Kapal Lashed-Lug dan Peran Asia Tenggara dalam Jejaring Perdagangan Maritim Samudra Hindia
Islamic Civilization

Teknologi Kapal Lashed-Lug dan Peran Asia Tenggara dalam Jejaring Perdagangan Maritim Samudra Hindia

24 Maret 2026
Pelestarian Berkelanjutan Warisan Budaya Maritim Nusantara
Islamic Civilization

Pelestarian Berkelanjutan Warisan Budaya Maritim Nusantara

17 Maret 2026
Pembentukan Wilayah Perbatasan (Frontiers) Dunia Islam dalam Jejaring Perdagangan Maritim Global
Islamic Civilization

Pembentukan Wilayah Perbatasan (Frontiers) Dunia Islam dalam Jejaring Perdagangan Maritim Global

14 Maret 2026
Pesisir Barat Sumatra dalam Sejarah Perdagangan Samudra Hindia Abad 7-10 M
Islamic Civilization

Pesisir Barat Sumatra dalam Sejarah Perdagangan Samudra Hindia Abad 7-10 M

12 Februari 2026
Peran Artefak Kaca dalam Rekonstruksi Perdagangan Maritim Sumatra Utara: Studi dari Situs Bongal dan Bulu Cina
Islamic Civilization

Peran Artefak Kaca dalam Rekonstruksi Perdagangan Maritim Sumatra Utara: Studi dari Situs Bongal dan Bulu Cina

17 Januari 2026
Next Post
Situs Bongal dalam Perniagaan Maritim Global Abad VII-X M

Situs Bongal dalam Perniagaan Maritim Global Abad VII-X M

POPULAR

“Koin Fulus Daulah Abbasiyah”

Studi Paleografi Komparatif-Kuantitatif dalam Analisis Numismatik Koin Berinskripsi Arab Temuan Situs Bongal

26 Maret 2026
Teknologi Kapal Lashed-Lug dan Peran Asia Tenggara dalam Jejaring Perdagangan Maritim Samudra Hindia

Teknologi Kapal Lashed-Lug dan Peran Asia Tenggara dalam Jejaring Perdagangan Maritim Samudra Hindia

24 Maret 2026
Pelestarian Berkelanjutan Warisan Budaya Maritim Nusantara

Pelestarian Berkelanjutan Warisan Budaya Maritim Nusantara

17 Maret 2026
Pembentukan Wilayah Perbatasan (Frontiers) Dunia Islam dalam Jejaring Perdagangan Maritim Global

Pembentukan Wilayah Perbatasan (Frontiers) Dunia Islam dalam Jejaring Perdagangan Maritim Global

14 Maret 2026
Pesisir Barat Sumatra dalam Sejarah Perdagangan Samudra Hindia Abad 7-10 M

Pesisir Barat Sumatra dalam Sejarah Perdagangan Samudra Hindia Abad 7-10 M

12 Februari 2026
Peran Artefak Kaca dalam Rekonstruksi Perdagangan Maritim Sumatra Utara: Studi dari Situs Bongal dan Bulu Cina

Peran Artefak Kaca dalam Rekonstruksi Perdagangan Maritim Sumatra Utara: Studi dari Situs Bongal dan Bulu Cina

17 Januari 2026
Kunjungan Jejak Islam untuk Bangsa (JIB): Dari Historiografi hingga Artefak sebagai Bukti Ketinggian Peradaban Islam

Kunjungan Jejak Islam untuk Bangsa (JIB): Dari Historiografi hingga Artefak sebagai Bukti Ketinggian Peradaban Islam

11 Januari 2026
Kunjungan Ust. Asep Sobari: Persentuhan Islam dan Nusantara Jauh Lebih Awal dan Sangat Intensif

Sultanate Institute Menginisiasi Kolaborasi Riset Sejarah Peradaban Islam

3 Januari 2026
Jejaring Basrah-Tiongkok: Perdagangan Maritim Global Abad 7 M

Jejaring Basrah-Tiongkok: Perdagangan Maritim Global Abad 7 M

2 Januari 2026
Kunjungan Ust. Asep Sobari: Persentuhan Islam dan Nusantara Jauh Lebih Awal dan Sangat Intensif

Kunjungan Ust. Asep Sobari: Persentuhan Islam dan Nusantara Jauh Lebih Awal dan Sangat Intensif

31 Desember 2025
ADVERTISEMENT

Sultanate Institute. All Right Reserved

  • Profile
  • About Us
  • Contact Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan