No Result
View All Result
Sultanate Institute
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan
No Result
View All Result
Sultanate Institute
No Result
View All Result

Zabaj Negeri Emas: Indonesia dalam Catatan Pelayar Muslim

Editor by Editor
10 Juni 2023
in Islamic Civilization
0
Zabaj Negeri Emas: Indonesia dalam Catatan Pelayar Muslim

Penyerahan Buku Keajaiban Negeri Emas Zabaj Indonesia dalam Catatan Dunia Islam masa Abbasiyah secara simbolik kepada Kepala Organisasi Riset Arkeologi Bahasa dan Sastra BRIN. Dokumentasi Sultanate Institute.

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Jika menengok sumber-sumber historiografi terawal tentang kawasan Kepulauan Nusantara, selain terdapat dalam sumber-sumber epigrafi, dapat kita temukan pula melalui sumber-sumber catatan perjalanan bangsa luar. Aktifitas interaksi antar kawasan yang bersifat perniagaan maupun keagamaan telah menyimpan sumber-sumber historis yang memungkinkan kita untuk mengetahui latar belakang historis maupun kebudayaan jauh sebelum masa kolonialisme Eropa.

Catatan perjalanan bangsa luar biasanya didapati melalui teks-teks keterangan yang datang dari Cina. Meskipun perlu dilacak secara parsial dan terpisah, terdapat sumber-sumber historis Cina yang telah dikumpulkan dan diterbitkan dengan judul Indonesia dalam Catatan Tionghoa.

Kemudian dalam periode selanjutnya, kita familiar dengan catatan perjalanan kapal-kapal Eropa, setidaknya terdapat dalam catatan perjalanan Suma Oriental oleh Tome Pires maupun catatan perjalanan Marco Polo.

Sumber-sumber historis catatan perjalanan tersebut memuat deskripsi geografis hingga sosio-antropologis masyarakat Nusantara. Bagi para arkeolog, sumber-sumber historiografi terawal ini bermanfaat dalam membantu memverifikasi data temuan artefaktual.

Hal ini merupakan pendekatan metodologis yang menekankan dialog antara teks dengan artefak (dialogue between aboveground and underground), yang disebut dengan textcavation.

Di antara sumber-sumber historiografi terawal catatan perjalanan yang familiar dalam kajian sejarah di Indonesia, terdapat catatan perjalanan yang masih sangat jarang dikenali para sejarawan maupun arkeolog di Indonesia, yaitu catatan perjalanan para pelayar muslim abad 9-15 M.

Dokumen catatan perjalanan pelayar muslim paling populer di Indonesia terbatas hanya pada catatan perjalanan Ibnu Battutah. Sedangkan di balik itu, terdapat sejumlah catatan pelayaran muslim yang memuat deksripsi geografis dan sosio-antropologis masyarakat Nusantara secara memadai.

Dapat disebut di antara catatan pelayaran muslim tersebut ialah ‘Ajaib Al-Hind, Rihlah As-Sirafi, Al-Masalik wa Al-Mamalik, Muruj Adz-Dzahab, dan Minhaj Al-Fakhir. Meskipun tidak familiar di Indonesia, manuskrip-manuskrip ini telah banyak diterjemahkan dan diterbitkan dalam berbagai bahasa di Eropa.

ADVERTISEMENT

Dalam upaya penerjemahan teks-teks manuskrip pelayaran muslim abad 9-15 M, Indonesia bahkan tertinggal dari negara tetangga Malaysia, yang secara aktif lebih dulu melakukan penerjemahan kedalam bahasa Melayu.

Keajaiban Negeri Emas Zabaj

Buku Keajaiban Negeri Emas Zabaj Indonesia dalam Catatan Dunia Islam masa Abbasiyah membuka secara lebih memadai kajian mengenai teks-teks catatan pelayaran muslim dalam studi kesejarahan.

Arkeolog senior BRIN Sony C. Wibisono menjelaskan, bahwa buku ini menuliskan catatan sumber sejarah para pelayar Arab yang merupakan para penjelajah yang banyak menggambarkan dan melukiskan bagaimana perjalanan dari Arab ke wilayah-wilayah yang disebut “Zirbadad” atau “Tanah di bawah Angin”.

Selain itu, kehadiran buku ini juga semakin mendekatkan catatan-catatan pelayaran muslim dengan studi kesejarahan di Indonesia.

Para penjelajah Arab memiliki keahlian sebagai nahkoda, ahli geografi, pelaut, dan saudagar. Buku ini menunjukkan bukti mereka telah berlayar hingga ke Asia Tenggara sejak abad 9-10 M. Mereka sangat mengenali kawasan Asia Tenggara dan menjadi wakil dari peradaban Islam di masa Abbasiyah. Apa yang mereka tulis sangat menggambarkan peradaban abad 9 M.

Previous Post

Situs Bongal Mengungkap Bukti-Bukti Perkembangan Teknologi Maritim

Next Post

Ekspedisi Jejak Hubungan Fatahillah dan Kesultanan Pajang

Editor

Editor

Related Posts

Studi Arkeologi Islam: Memahami Jejak Islamisasi Peradaban Dunia
Islamic Civilization

Studi Arkeologi Islam: Memahami Jejak Islamisasi Peradaban Dunia

30 April 2026
Karavanserai dalam Jejaring Perdagangan Global: Koneksi Wilayah Pedalaman dan	 Dunia Maritim
Islamic Civilization

Karavanserai dalam Jejaring Perdagangan Global: Koneksi Wilayah Pedalaman dan Dunia Maritim

20 April 2026
Koleksi Islam Indonesia di Eropa: Studi Dekolonisasi Warisan Budaya
Islamic Civilization

Koleksi Islam Indonesia di Eropa: Studi Dekolonisasi Warisan Budaya

11 April 2026
Teknologi Irigasi Dunia Islam: Bukti Arkeologis Warisan Sistem Hidrologi Dunia
Islamic Civilization

Teknologi Irigasi Dunia Islam: Bukti Arkeologis Warisan Sistem Hidrologi Dunia

8 April 2026
“Koin Fulus Daulah Abbasiyah”
Islamic Civilization

Studi Paleografi Komparatif-Kuantitatif dalam Analisis Numismatik Koin Berinskripsi Arab Temuan Situs Bongal

26 Maret 2026
Teknologi Kapal Lashed-Lug dan Peran Asia Tenggara dalam Jejaring Perdagangan Maritim Samudra Hindia
Islamic Civilization

Teknologi Kapal Lashed-Lug dan Peran Asia Tenggara dalam Jejaring Perdagangan Maritim Samudra Hindia

24 Maret 2026
Next Post
Ekspedisi Jejak Hubungan Fatahillah dan Kesultanan Pajang

Ekspedisi Jejak Hubungan Fatahillah dan Kesultanan Pajang

POPULAR

Studi Arkeologi Islam: Memahami Jejak Islamisasi Peradaban Dunia

Studi Arkeologi Islam: Memahami Jejak Islamisasi Peradaban Dunia

30 April 2026
Kunjungan Ustadz Bachtiar Nasir ke Museum Fansuri Situs Bongal: Menelusuri Kembali Jejak Islam Indonesia

Kunjungan Ustadz Bachtiar Nasir ke Museum Fansuri Situs Bongal: Menelusuri Kembali Jejak Islam Indonesia

24 April 2026
Karavanserai dalam Jejaring Perdagangan Global: Koneksi Wilayah Pedalaman dan	 Dunia Maritim

Karavanserai dalam Jejaring Perdagangan Global: Koneksi Wilayah Pedalaman dan Dunia Maritim

20 April 2026
Koleksi Islam Indonesia di Eropa: Studi Dekolonisasi Warisan Budaya

Koleksi Islam Indonesia di Eropa: Studi Dekolonisasi Warisan Budaya

11 April 2026
Teknologi Irigasi Dunia Islam: Bukti Arkeologis Warisan Sistem Hidrologi Dunia

Teknologi Irigasi Dunia Islam: Bukti Arkeologis Warisan Sistem Hidrologi Dunia

8 April 2026
“Koin Fulus Daulah Abbasiyah”

Studi Paleografi Komparatif-Kuantitatif dalam Analisis Numismatik Koin Berinskripsi Arab Temuan Situs Bongal

26 Maret 2026
Teknologi Kapal Lashed-Lug dan Peran Asia Tenggara dalam Jejaring Perdagangan Maritim Samudra Hindia

Teknologi Kapal Lashed-Lug dan Peran Asia Tenggara dalam Jejaring Perdagangan Maritim Samudra Hindia

24 Maret 2026
Pelestarian Berkelanjutan Warisan Budaya Maritim Nusantara

Pelestarian Berkelanjutan Warisan Budaya Maritim Nusantara

17 Maret 2026
Pembentukan Wilayah Perbatasan (Frontiers) Dunia Islam dalam Jejaring Perdagangan Maritim Global

Pembentukan Wilayah Perbatasan (Frontiers) Dunia Islam dalam Jejaring Perdagangan Maritim Global

14 Maret 2026
Pesisir Barat Sumatra dalam Sejarah Perdagangan Samudra Hindia Abad 7-10 M

Pesisir Barat Sumatra dalam Sejarah Perdagangan Samudra Hindia Abad 7-10 M

12 Februari 2026
ADVERTISEMENT

Sultanate Institute. All Right Reserved

  • Profile
  • About Us
  • Contact Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan