Dalam rangka upaya pelestarian, aksesibilitas, dan pengembangan kajian naskah Nusantara, Sultanate Institute menyelenggarakan “Workshop Digitalisasi Manuskrip dan Arsip Sejarah”.
Melalui workshop ini, Sultanate Institute menunjukkan komitmen dalam peran aktif melestarian warisan budaya secara berkelanjutan. Digitalisasi bukan sekadar urusan memotret atau memindai (scanning) kertas lama menjadi berkas komputer. Namun sebagai bentuk upaya mengamankan isi teks dari ancaman kerusakan fisik tanpa merusak dokumen aslinya, membuka akses bagi para peneliti, santri, akademisi, dan generasi muda di seluruh dunia untuk mempelajari sejarah secara jernih dan otentik sehingga terwujud demokratisasi ilmu pengetahuan, dan menyediakan sumber primer yang valid agar narasi sejarah kita tidak mudah diputarbalikkan oleh asumsi tanpa dasar.
Kegiatan ini akan mempelajari dan memahami bersama para ahli mengenai teknik penanganan manuskrip yang rapuh, teknik pencahayaan dan fotografi reproduksi yang presisi, hingga manajemen metadata agar arsip digital ini dapat berumur panjang dan mudah ditelusuri.
Kegiatan ini diselenggarakan pada:
Hari, Tanggal : Sabtu, 11 Juli 2026
Pukul : 09.00-13.00 WIB
Tempat : Gedung Umat Islam (GUI), Kartopuran, Serengan, Surakarta
Dalam kegiatan ini Sultanate Institute menghadirkan narasumber:
Dr. Asep Yudha Wirajaya, SS., MA. (Dosen Program Studi Sastra Indonesia Universitas Sebelas Maret)
















