No Result
View All Result
Sultanate Institute
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan
No Result
View All Result
Sultanate Institute
No Result
View All Result

Arkeologi-Sejarah dalam Perspektif Geopolitik

Editor by Editor
5 Januari 2025
in Islamic Civilization
0
Arkeologi-Sejarah dalam Perspektif Geopolitik

Peta Dunia dalam Tinjauan Geopolitik. Sumber: theglobal-review.com

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Pakar geopolitik Hendrajit mengatakan, sejarah dan arkeologi dapat dipahami melalui perspektif geopolitik dengan tujuan agar dapat mengenal diri, identitas, serta menunjukkan harga diri. Mengenal diri dan identitas adalah upaya untuk benar-benar mengetahui dan memahami profil kedaulatan politik baik keunggulan maupun titik kelemahannya.

Setelah mengenali diri, suatu masyarakat kemudian dapat memikirkan bagaimana untuk maju ke depan tanpa harus mereplikasi atau meniru negara-negara maju lainnya, namun maju dan berkembang bahkan digdaya sesuai dengan kodrat geopolitiknya sendiri.

Dengan memahami secara utuh identitas diri, suatu masyarkat dapat tampil percaya diri di hadapan kekuatan politik negara/bangsa lain bukan hanya dalam konflik, melainkan juga membangun kerja sama dengan setara.

Memahami sejarah dan arkeologi dalam perspektif geopolitik, menghadirkan pendekatan yang dapat memahami bagaimana perkembangan global dan konstelasi geografi internasional.

Hal yang demikian ini tak mesti diartikan secara sempit hanya perihal politik internasional, tetapi bagaimana kepekaan kita dalam mempelajari apa yang bergolak di dunia internasional dalam aspek-aspek lain seperti kebudayaan, pemikiran, ideologi, teknologi, ekonomi, serta lainnya.

ADVERTISEMENT

Dengan begitu kita akan terlatih membaca tren. Sebab Indonesia sendiri seringkali ketinggalan atau menjadi korban karena tidak ikut memahami bahkan terlibat dalam perkembangan global.

Studi arkeologi, sejarah, bahkan antropologi menjadi disiplin ilmu yang penting bagi rekonstruksi nasional di hadapan geopolitik global. Disipilin ilmu ini seharusnya tidak hanya berhenti sebagai pengetahuan seperti yang diajarkan di sekolah-sekolah, tetapi menjadi suatu rasa yang menyerap pada kesadaran (sense of history).

Posisi geografis Indonesia yang strategis seharusnya menjadi peluang untuk menjadi bagian penting dari geopolitik dunia. Belajar dari Cina yang memanfaatkan kesadaran sejarahnya sebagai bahan dalam diplomasi budaya di tingkat global, membuat Cina tampil dengan posisi daya tawar baik politik dan ekonominya yang cukup disegani, di hadapan negara-negara di dunia.

Kesadaran sejarah semestinya dapat menjadi bahan dalam merumuskan kebijakan ekonomi dan politik. Oleh sebab itu, disipilin ilmu arkeologi, sejarah, antropologi, beserta ilmu-ilmu lainnya yang berkaitan, sangat penting perannya dalam merumuskan masa kini dan masa depan.

Previous Post

Aspek Kebencanaan dalam Perspektif Arkeologi

Next Post

Pengaruh Dakwah dan Islamisasi Wali Songo: Dari Sumber Sejarah hingga Data Arkeologi

Editor

Editor

Related Posts

Karavanserai dalam Jejaring Perdagangan Global: Koneksi Wilayah Pedalaman dan	 Dunia Maritim
Islamic Civilization

Karavanserai dalam Jejaring Perdagangan Global: Koneksi Wilayah Pedalaman dan Dunia Maritim

20 April 2026
Koleksi Islam Indonesia di Eropa: Studi Dekolonisasi Warisan Budaya
Islamic Civilization

Koleksi Islam Indonesia di Eropa: Studi Dekolonisasi Warisan Budaya

11 April 2026
Teknologi Irigasi Dunia Islam: Bukti Arkeologis Warisan Sistem Hidrologi Dunia
Islamic Civilization

Teknologi Irigasi Dunia Islam: Bukti Arkeologis Warisan Sistem Hidrologi Dunia

8 April 2026
“Koin Fulus Daulah Abbasiyah”
Islamic Civilization

Studi Paleografi Komparatif-Kuantitatif dalam Analisis Numismatik Koin Berinskripsi Arab Temuan Situs Bongal

26 Maret 2026
Teknologi Kapal Lashed-Lug dan Peran Asia Tenggara dalam Jejaring Perdagangan Maritim Samudra Hindia
Islamic Civilization

Teknologi Kapal Lashed-Lug dan Peran Asia Tenggara dalam Jejaring Perdagangan Maritim Samudra Hindia

24 Maret 2026
Pelestarian Berkelanjutan Warisan Budaya Maritim Nusantara
Islamic Civilization

Pelestarian Berkelanjutan Warisan Budaya Maritim Nusantara

17 Maret 2026
Next Post
Pengaruh Dakwah dan Islamisasi Wali Songo: Dari Sumber Sejarah hingga Data Arkeologi

Pengaruh Dakwah dan Islamisasi Wali Songo: Dari Sumber Sejarah hingga Data Arkeologi

POPULAR

Kunjungan Ustadz Bachtiar Nasir ke Museum Fansuri Situs Bongal: Menelusuri Kembali Jejak Islam Indonesia

Kunjungan Ustadz Bachtiar Nasir ke Museum Fansuri Situs Bongal: Menelusuri Kembali Jejak Islam Indonesia

24 April 2026
Karavanserai dalam Jejaring Perdagangan Global: Koneksi Wilayah Pedalaman dan	 Dunia Maritim

Karavanserai dalam Jejaring Perdagangan Global: Koneksi Wilayah Pedalaman dan Dunia Maritim

20 April 2026
Koleksi Islam Indonesia di Eropa: Studi Dekolonisasi Warisan Budaya

Koleksi Islam Indonesia di Eropa: Studi Dekolonisasi Warisan Budaya

11 April 2026
Teknologi Irigasi Dunia Islam: Bukti Arkeologis Warisan Sistem Hidrologi Dunia

Teknologi Irigasi Dunia Islam: Bukti Arkeologis Warisan Sistem Hidrologi Dunia

8 April 2026
“Koin Fulus Daulah Abbasiyah”

Studi Paleografi Komparatif-Kuantitatif dalam Analisis Numismatik Koin Berinskripsi Arab Temuan Situs Bongal

26 Maret 2026
Teknologi Kapal Lashed-Lug dan Peran Asia Tenggara dalam Jejaring Perdagangan Maritim Samudra Hindia

Teknologi Kapal Lashed-Lug dan Peran Asia Tenggara dalam Jejaring Perdagangan Maritim Samudra Hindia

24 Maret 2026
Pelestarian Berkelanjutan Warisan Budaya Maritim Nusantara

Pelestarian Berkelanjutan Warisan Budaya Maritim Nusantara

17 Maret 2026
Pembentukan Wilayah Perbatasan (Frontiers) Dunia Islam dalam Jejaring Perdagangan Maritim Global

Pembentukan Wilayah Perbatasan (Frontiers) Dunia Islam dalam Jejaring Perdagangan Maritim Global

14 Maret 2026
Pesisir Barat Sumatra dalam Sejarah Perdagangan Samudra Hindia Abad 7-10 M

Pesisir Barat Sumatra dalam Sejarah Perdagangan Samudra Hindia Abad 7-10 M

12 Februari 2026
Peran Artefak Kaca dalam Rekonstruksi Perdagangan Maritim Sumatra Utara: Studi dari Situs Bongal dan Bulu Cina

Peran Artefak Kaca dalam Rekonstruksi Perdagangan Maritim Sumatra Utara: Studi dari Situs Bongal dan Bulu Cina

17 Januari 2026
ADVERTISEMENT

Sultanate Institute. All Right Reserved

  • Profile
  • About Us
  • Contact Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan