No Result
View All Result
Sultanate Institute
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan
No Result
View All Result
Sultanate Institute
No Result
View All Result

Studi Arkeologi Islam: Memahami Jejak Islamisasi Peradaban Dunia

Editor by Editor
30 April 2026
in Islamic Civilization
0
Studi Arkeologi Islam: Memahami Jejak Islamisasi Peradaban Dunia

Ilustrasi Tata Ruang Masjid sebagai Pusat Aktivitas Umat Islam Berdasarkan Temuan Data Arkeologi di Afrika. Sumber: Timothy Insoll, "The Archaeology of Islam in Sub-Saharan Africa", 2003.

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Studi arkeologi Islam merupakan salah satu kajian dalam disiplin arkeologi yang mengemuka di antara kalangan arkeolog, peneliti, dan akademisi dunia. Studi ini menjadi fokus tersendiri dalam memahami proses pembentukan peradaban seiring dengan proses dakwah dan Islamisasi yang mencakup lintas wilayah secara global.

Studi arkeologi Islam telah banyak dikembangkan oleh sejumlah lembaga peneliti maupun dunia kampus. Timothy Insoll salah satu arkeolog yang menaruh perhatian terhadap studi arkeologi Islam melalui karya-karya penelitiannya.

Dalam ceramah dan dialog akademik di Raja Zarith Sofiah Centre of Advanced Studies on Islam, Sciences, and Civilization (RZS-CASIS) UTM, ia berbicara tentang arkeologi Islam dengan tema “The Archaeology of Islam: Three Case Studies from Bahrain, the Hijra Route in Saudi Arabia, and Eastern Ethiopia”.

Pada acara tersebut Insoll menjelaskan, melalui penelitiannya dalam studi arkeologi Islam, ia melakukan riset yang berfokus mendalami dimensi arkeologi dari pengetahuan dan tradisi yang bersumber dari ajaran agama Islam dan keberadaan umat Islam sendiri.

Penelitian-penelitian tersebut sejauh ini mencakup wilayah di kawasan Timur Tengah, Afrika, Asia Selatan dan Eropa Timur. Di antaranya Bahrain Ethiopia, Arab Saudi, Burkina Faso, Eritrea, Ghana, India, Mali, Turki, Uganda, dan Zanzibar.

Temuan data arkeologi yang merupakan tinggalan kebudayaan material mencakup artefak-artefak dalam konteks Dunia Islam. Beberapa di antara artefak Dunia Islam adalah kemarik, koin mata uang, barang berbahan kaca, logam, manik-manik, dan macam-macam ekofak.

Studi Arkeologi Islam

Arkeologi Islam mencakup keseluruhan warisan budaya yang dihasilkan dari praktik dakwah Islam di seluruh dunia, tidak terbatas hanya menunjuk satu wilayah atau kawasan secara geografis saja.

Secara temporal, Timothy Insoll membatasi periodisasi arkeologi Islam sejak abad ke-7 M, tepatnya tahun 610 M ditandai dengan turunnya agama Islam di mana Nabi Muhammad pertama kali mendapat wahyu, hingga abad ke-20 tepatnya tahun 1922 yaitu runtuhnya kepemimpinan Kesultanan Turki Utsmani.

Namun pembatasan periode arkeologi Islam ini seharusnya dapat lebih mengakomodir periodisasi setelahnya, meskipun perlu melihat kompleksitas pembentukan negara-bangsa sepanjang abad ke-20.

ADVERTISEMENT

Menurut Insoll, studi arkeologi Islam bukanlah bersifat keagamaan, yaitu suatu upaya untuk mencari bukti atas teks Al-Qur’an. Hal seperti ini sangat jarang dilakukan, dan hanya terjadi di kalangan pinggiran.

Studi arkeologi Islam bertujuan untuk meneliti aspek-aspek keIslaman melalui bukti-bukti arkeologi. Arkeologi Islam melacak sejumlah kawasan yang jarang dibicarakan dalam sumber-sumber sejarah, kemudian menelusuri secara mendalam aspek-aspek kehidupan masa lampau melalui bentuk-bentuk tinggalan pengetahuan dan teknologi.

Studi arkeologi Islam juga mendalami warisan budaya Dunia Islam dengan merekonstruksi pola dakwah dan Islamisasi, serta bagaimana bentuk-bentuk praktik sosial-kultural umat Islam dalam konteks lokal, regional, maupun global.

Dalam melakukan tujuannya itu, studi arkeologi Islam mengembangkan metode penelitian maupun metode analisis data seperti jenis-jenis analisis pertanggalan kronometrik yang berkembang dalam disiplin arkeologi.

Previous Post

Kunjungan Ustadz Bachtiar Nasir ke Museum Fansuri Situs Bongal: Menelusuri Kembali Jejak Islam Indonesia

Editor

Editor

Related Posts

Karavanserai dalam Jejaring Perdagangan Global: Koneksi Wilayah Pedalaman dan	 Dunia Maritim
Islamic Civilization

Karavanserai dalam Jejaring Perdagangan Global: Koneksi Wilayah Pedalaman dan Dunia Maritim

20 April 2026
Koleksi Islam Indonesia di Eropa: Studi Dekolonisasi Warisan Budaya
Islamic Civilization

Koleksi Islam Indonesia di Eropa: Studi Dekolonisasi Warisan Budaya

11 April 2026
Teknologi Irigasi Dunia Islam: Bukti Arkeologis Warisan Sistem Hidrologi Dunia
Islamic Civilization

Teknologi Irigasi Dunia Islam: Bukti Arkeologis Warisan Sistem Hidrologi Dunia

8 April 2026
“Koin Fulus Daulah Abbasiyah”
Islamic Civilization

Studi Paleografi Komparatif-Kuantitatif dalam Analisis Numismatik Koin Berinskripsi Arab Temuan Situs Bongal

26 Maret 2026
Teknologi Kapal Lashed-Lug dan Peran Asia Tenggara dalam Jejaring Perdagangan Maritim Samudra Hindia
Islamic Civilization

Teknologi Kapal Lashed-Lug dan Peran Asia Tenggara dalam Jejaring Perdagangan Maritim Samudra Hindia

24 Maret 2026
Pelestarian Berkelanjutan Warisan Budaya Maritim Nusantara
Islamic Civilization

Pelestarian Berkelanjutan Warisan Budaya Maritim Nusantara

17 Maret 2026

POPULAR

Studi Arkeologi Islam: Memahami Jejak Islamisasi Peradaban Dunia

Studi Arkeologi Islam: Memahami Jejak Islamisasi Peradaban Dunia

30 April 2026
Kunjungan Ustadz Bachtiar Nasir ke Museum Fansuri Situs Bongal: Menelusuri Kembali Jejak Islam Indonesia

Kunjungan Ustadz Bachtiar Nasir ke Museum Fansuri Situs Bongal: Menelusuri Kembali Jejak Islam Indonesia

24 April 2026
Karavanserai dalam Jejaring Perdagangan Global: Koneksi Wilayah Pedalaman dan	 Dunia Maritim

Karavanserai dalam Jejaring Perdagangan Global: Koneksi Wilayah Pedalaman dan Dunia Maritim

20 April 2026
Koleksi Islam Indonesia di Eropa: Studi Dekolonisasi Warisan Budaya

Koleksi Islam Indonesia di Eropa: Studi Dekolonisasi Warisan Budaya

11 April 2026
Teknologi Irigasi Dunia Islam: Bukti Arkeologis Warisan Sistem Hidrologi Dunia

Teknologi Irigasi Dunia Islam: Bukti Arkeologis Warisan Sistem Hidrologi Dunia

8 April 2026
“Koin Fulus Daulah Abbasiyah”

Studi Paleografi Komparatif-Kuantitatif dalam Analisis Numismatik Koin Berinskripsi Arab Temuan Situs Bongal

26 Maret 2026
Teknologi Kapal Lashed-Lug dan Peran Asia Tenggara dalam Jejaring Perdagangan Maritim Samudra Hindia

Teknologi Kapal Lashed-Lug dan Peran Asia Tenggara dalam Jejaring Perdagangan Maritim Samudra Hindia

24 Maret 2026
Pelestarian Berkelanjutan Warisan Budaya Maritim Nusantara

Pelestarian Berkelanjutan Warisan Budaya Maritim Nusantara

17 Maret 2026
Pembentukan Wilayah Perbatasan (Frontiers) Dunia Islam dalam Jejaring Perdagangan Maritim Global

Pembentukan Wilayah Perbatasan (Frontiers) Dunia Islam dalam Jejaring Perdagangan Maritim Global

14 Maret 2026
Pesisir Barat Sumatra dalam Sejarah Perdagangan Samudra Hindia Abad 7-10 M

Pesisir Barat Sumatra dalam Sejarah Perdagangan Samudra Hindia Abad 7-10 M

12 Februari 2026
ADVERTISEMENT

Sultanate Institute. All Right Reserved

  • Profile
  • About Us
  • Contact Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan