No Result
View All Result
Sultanate Institute
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan
  • Cinderamata
    • ParfumGiftset
    • ParfumHampers
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan
  • Cinderamata
    • ParfumGiftset
    • ParfumHampers
No Result
View All Result
Sultanate Institute
No Result
View All Result

Independensi Teori dalam Historiografi Situs Bongal Pesisir Barat Sumatra

Editor by Editor
19 Agustus 2026
in Islamic Civilization
0
Independensi Teori dalam Historiografi Situs Bongal Pesisir Barat Sumatra

Pemaparan Materi oleh Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Prof. Agus Mulyana pada Bedah Buku "Perdagangan Maritim Dunia Islam di Pantai Barat Sumatra Abad I-IV H/VII-X M" di Ruang Konferensi Perpustakaan Universitas Sumatra Utara. Dokumentasi Panitia Kegiatan.

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Prof. Agus Mulyana memberikan pandangannya dalam menelaah buku “Perdagangan Maritim Dunia Islam di Pantai Barat Sumatra Abad I-IV H/VII-X M” melalui sudut pandang ilmu sejarah, terlebih dalam perkembangan kajian historiografi.

Paparan materinya dijelaskan dalam kegiatan Bedah Buku yang diselenggarakan di Ruang Konferensi Perpustakaan Universitas Sumatra Utara pada Sabtu (04/07/2026).

Ia menekankan tentang independensi teori dalam memahami kesejarahan di Situs Bongal. Temuan data arkeologi di Situs Bongal menunjukkan data yang sangat kuat tentang historiografi Islam Indonesia, warisan budaya maritim, dan pemahaman tentang pesisir barat Sumatra.

Oleh karena itu, Situs Bongal benar-benar memberikan ruang bagi ilmu pengetahuan untuk mengkaji kembali apa yang selama ini menjadi narasi besar dalam perkembangan historiografi Indonesia modern dan dalam perkembangan penelitian arkeologi.

Jika sejarah merupakan gerak yang dilangsungkan atas interaksi individu atau kelompok, maka di dalamnya akan terlihat apa yang menjadi penentu dalam sebuah perubahan yang terjadi. Hal ini dapat dilihat dari bagaimana konstruksi budaya masa lampau di Situs Bongal sebagai sebuah permukiman dan kota pelabuhan yang jejaringnya terhubung dengan rute pelayaran dan perdagangan global.

Mengapa Situs Bongal yang secara geografis terletak di pesisir barat Sumatra menjadi lokasi tujuan maupun singgah para pelayar dari kawasan perairan Samudra Hindia ? Apa yang menjadi penentunya ?

Pemaparan Materi oleh Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Prof. Agus Mulyana pada Bedah Buku “Perdagangan Maritim Dunia Islam di Pantai Barat Sumatra Abad I-IV H/VII-X M” di Ruang Konferensi Perpustakaan Universitas Sumatra Utara. Dokumentasi Panitia Kegiatan.

Jejaring pelayaran dan perdagangan global, terutama di kawasan perairan Samudra Hindia, pada abad pertengahan (7-13 M) dihubungkan oleh aktivitas dan pergerakan Dunia Islam baik ke wilayah barat maupun timur.

Perjalanan tersebut dilakukan melalui jalur maritim dari pusat-pusat pelabuhan penting di Teluk Persia seperti Siraf, Al-Ubullah, dan Basrah, menuju Asia Selatan, Asia Tenggara, dan Asia Timur. Melalui aktivitas pelayaran, kemudian berlangsung interaksi dan pertukaran Dunia Islam yang secara berangsur membentuk sistem di lokasi-lokasi yang dilalui.

Situs Bongal, pada masa berlangsungnya jejaring pengaruh Dunia Islam tersebut, tampil sebagai lokasi penting yang memiliki nilai tawar tinggi. Pemahaman masyarakat pendukung Situs Bongal terhadap lingkungan sekitarnya membentuk permukiman dan kawasan pelabuhan yang menyediakan aksesibilitas bagi kapal mancanegara berlabuh, berolah gerak, hingga melakukan aktivitas bongkar muat.

ADVERTISEMENT

Seiring pembentukan sebuah kawasan kemaritiman tersebut, jejaring mancanegara di Situs Bongal juga ditentukan oleh pemanfaatan tanaman endemik hutan Sumatra Utara Dryobalanops aromatica sebagai komoditas rempah-aromatika yang paling dicari dan dibutuhkan dunia internasional (dalam hal ini Dunia Islam).

Dalam konteks jejaring perdagangan global, maka apa yang kita temukan di Situs Bongal, membentuk pemahaman kita tentang eksistensi sebuah kawasan perdagangan di pesisir barat Sumatra yang sejak berabad-abad lalu menjadi rantai pasok paling penting komoditas yang dibutuhkan oleh dunia internasional.

Komoditas rempah-aromatika yang dihasilkan dari pohon kapur (Dryobalanops aromatica) merupakan resin yang memiliki kualitas paling baik di antara lokasi lain. Hal inilah yang menjadi faktor penentu eksistensi Nusantara melalui kawasan pesisir barat Sumatra dalam struktur jejaring pelayaran dan perdagangan global.

Situs Bongal menunjukkan kesejarahan Nusantara sebagai bangsa dan masyarakat maritim yang aktif dalam jejaring pelayaran dan perdagangan global abad ke-7 M hingga abad ke-10 M. Pada masa itu kawasan perairan Samudra Hindia digerakkan oleh aktivitas dan pengaruh Dunia Islam.

Previous Post

Hasil Penelitian Situs Bongal Diharapkan menjadi Materi Pelajaran Sejarah

Editor

Editor

Related Posts

Hasil Penelitian Situs Bongal Diharapkan menjadi Materi Pelajaran Sejarah
Activity

Hasil Penelitian Situs Bongal Diharapkan menjadi Materi Pelajaran Sejarah

7 Agustus 2026
Para Ilmuwan Jugrafiya: Pelopor dan Madzhab Pemikiran Abad ke-9 M Hingga Abad ke-13 M
Islamic Civilization

Para Ilmuwan Jugrafiya: Pelopor dan Madzhab Pemikiran Abad ke-9 M Hingga Abad ke-13 M

15 Juli 2026
Riset Arkeologi Islam di Arab Saudi: Peradaban Masa Awal Islam di Rute Hijrah Mekkah dan Madinah
Islamic Civilization

Riset Arkeologi Islam di Arab Saudi: Peradaban Masa Awal Islam di Rute Hijrah Mekkah dan Madinah

22 Juni 2026
Jugrafiya: Mengenal Integrasi Ilmu Sosial dan Sains dalam Tradisi Intelektual Islam
Islamic Civilization

Jugrafiya: Mengenal Integrasi Ilmu Sosial dan Sains dalam Tradisi Intelektual Islam

15 Juni 2026
Riset Arkeologi Islam di Ethiopia: Jejak Interaksi Peradaban Islam Terawal di Afrika Timur
Islamic Civilization

Riset Arkeologi Islam di Ethiopia: Jejak Interaksi Peradaban Islam Terawal di Afrika Timur

31 Mei 2026
Riset Arkeologi Islam di Bahrain: Dakwah dan Futuhat Islam Pesisir Jazirah Arab
Islamic Civilization

Riset Arkeologi Islam di Bahrain: Dakwah dan Futuhat Islam Pesisir Jazirah Arab

18 Mei 2026

POPULAR

Independensi Teori dalam Historiografi Situs Bongal Pesisir Barat Sumatra

Independensi Teori dalam Historiografi Situs Bongal Pesisir Barat Sumatra

19 Agustus 2026
Hasil Penelitian Situs Bongal Diharapkan menjadi Materi Pelajaran Sejarah

Hasil Penelitian Situs Bongal Diharapkan menjadi Materi Pelajaran Sejarah

7 Agustus 2026
Sultanate Institute menyelenggarakan Workshop Digitalisasi Manuskrip dan Arsip Sejarah: Pentingnya Alih Media dan Preservasi Digital Warisan Intelektual Nusantara

Sultanate Institute menyelenggarakan Workshop Digitalisasi Manuskrip dan Arsip Sejarah: Pentingnya Alih Media dan Preservasi Digital Warisan Intelektual Nusantara

25 Juli 2026
Buku “Perdagangan Maritim Dunia Islam di Pantai Barat Sumatra Abad I–IV H/VII–X M” Perkuat Riset Arkeologi-Sejarah

Buku “Perdagangan Maritim Dunia Islam di Pantai Barat Sumatra Abad I–IV H/VII–X M” Perkuat Riset Arkeologi-Sejarah

24 Juli 2026
Para Ilmuwan Jugrafiya: Pelopor dan Madzhab Pemikiran Abad ke-9 M Hingga Abad ke-13 M

Para Ilmuwan Jugrafiya: Pelopor dan Madzhab Pemikiran Abad ke-9 M Hingga Abad ke-13 M

15 Juli 2026
Workshop Digitalisasi Manuskrip dan Arsip Sejarah

Workshop Digitalisasi Manuskrip dan Arsip Sejarah

11 Juli 2026
Bedah Buku Perdagangan Maritim Dunia Islam di Pantai Barat Sumatra Abad I-IV H/VII-X M

Bedah Buku Perdagangan Maritim Dunia Islam di Pantai Barat Sumatra Abad I-IV H/VII-X M

4 Juli 2026
Kunjungan Mahasiswa Sastra Indonesia UNS: Kolaborasi Disiplin Filologi dalam Penelitian Sejarah dan Arkeologi

Kunjungan Mahasiswa Sastra Indonesia UNS: Kolaborasi Disiplin Filologi dalam Penelitian Sejarah dan Arkeologi

3 Juli 2026
Kunjungan Arkeolog Supratikno Rahardjo: Situs Bongal Memperkuat Kajian Arkeologi Maritim di Indonesia

Kunjungan Arkeolog Supratikno Rahardjo: Situs Bongal Memperkuat Kajian Arkeologi Maritim di Indonesia

26 Juni 2026
Riset Arkeologi Islam di Arab Saudi: Peradaban Masa Awal Islam di Rute Hijrah Mekkah dan Madinah

Riset Arkeologi Islam di Arab Saudi: Peradaban Masa Awal Islam di Rute Hijrah Mekkah dan Madinah

22 Juni 2026
ADVERTISEMENT

Sultanate Institute. All Right Reserved

  • Profile
  • About Us
  • Contact Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan
  • Cinderamata
    • ParfumGiftset
    • ParfumHampers