No Result
View All Result
Sultanate Institute
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan
  • Cinderamata
    • ParfumGiftset
    • ParfumHampers
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan
  • Cinderamata
    • ParfumGiftset
    • ParfumHampers
No Result
View All Result
Sultanate Institute
No Result
View All Result

Karya Jugrafiya Para Ilmuwan Muslim: Dokumen Penting Ekonomi-Politik Global

Editor by Editor
9 September 2026
in Islamic Civilization
0
Karya Jugrafiya Para Ilmuwan Muslim: Dokumen Penting Ekonomi-Politik Global

Peta Dunia Karya Ibn al-Wardi. Sumber: Ayman Fuad Sayyid, "The Unpublished Works of Arabic Geography: An Overview and a Classification".

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Jugrafiya sebagai disiplin yang mempertemukan ilmu sosial dan sains secara lebih mendalam sebenarnya menyimpan kandungan informasi dan pengetahuan geopolitik.

Dalam tradisi intelektual Islam, Jugrafiya bukan hanya membahas tentang nama lokasi, situasi, kondisi lingkungan, maupun keterangan navigasi. Jugrafiya justru menunjukkan suatu cetak biru geopolitik global, informasi rantai pasok dan kegiatan ekonomi, serta kebutuhan pertahanan dan kemaritiman.

Ketika membaca peta-peta karya Al-Istakhri, Ibnu Hawqal, atau Al-Idrisi, sebenarnya kita sedang melihat peta kendali dunia. Inilah mengapa para penulis dan ilmuwan Jugrafiya, ia juga merupakan para pengamat handal, penjelajah terlatih, dan penasihat militer terpercaya.

Oleh karena itu, Jugrafiya yang kita kenal dari karya-karya para ilmuwan muslim sejatinya merupakan sebuah bahasa lain untuk menyebut pengetahuan geopolitik global dalam perkembangan ilmu pengetahuan modern.

Hal tersebut misalnya dapat dilihat dari salah satu karya ilmuwan Jugrafiya yang diberi judul “Al-Masalik wa Al-Mamalik”. Sekilas dilihat dari judulnya, karya ini seperti menunjukkan buku yang besifat hafalan sebagai panduan wisata. Akan tetapi bagi aktivitas Dunia Islam pada masa itu, karya tersebut merupakan dokumen penting mengenai geostrategi.

Karya-karya berjudul “Al-Masalik wa Al-Mamalik” secara khusus ditulis sebagai informasi Dunia Islam memahami situasi global. Agar mengetahui di mana titik lokasi suatu wilayah, di mana bandar/kota pelabuhan, dan bagaimana membentuk jejaring global yang saling terhubung dalam naungan dakwah Islam.

Teori geopolitik modern mengatakan bahwa siapa yang menguasai selat-selat strategis, dia akan menguasai dunia. Namun jauh sebelum konstruksi teori geopolitik modern tersebut, para ilmuwan muslim telah melakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi strategis, yang kemudian menjadi fondasi bagi teori geopolitik modern tersebut.

Mereka membahas secara rinci dan kompleks apa yang dinamakan dengan Laut Kembar atau Bahr al-Fars (Teluk Persia/Laut Oman) dan Bahr al-Qulzum (Laut Merah). Mereka memetakan bagaimana kedua laut ini menjadi gerbang utama yang menghubungkan Samudra Hindia ke Laut Mediterania.

Ketika mereka membahas Kepulauan Timur (Nusantara), fokusnya adalah Bagaimana rute kapal dari pelabuhan Siraf dan Basrah bisa lolos dari tantangan-tantangan kemaritiman yang kapan saja dapat terjadi, untuk sampai ke jembatan dagang dengan Cina atau kawasan Asia Timur.

ADVERTISEMENT

Pada periode selanjutnya kemudian para kalangan ilmuwan Barat dengan besar-besaran menerjemahkan teks-teks Jugrafiya Arab ke dalam bahasa mereka. Maka dapat kita telusuri banyak publikasi terjemahan karya-karya Jugrafiya ilmuwan muslim dalam sejumlah bahasa.

Hal ini karena mereka membutuhkan data dan pengetahuan matang untuk menjajah Timur. Masyarakat Barat tahu, komoditas berharga seperti kapur barus, emas, dan rempah-rempah-aromatika ada di Kepulauan Timur, dan peta paling akurat untuk menuju ke sana beserta data navigasi bintangnya hanya dimiliki oleh para ilmuwan Jugrafiya muslim.

Barat menerjemahkan Jugrafiya muslim menjadi dokumen kolonialisme. Mereka mengubah pengetahuan mengenai ruang wilayah dan kawasan menjadi senjata untuk mengunci kepentingan geopolitik.

Jika Fiqh adalah hukum untuk mengatur jiwa dan masyarakat, dan Tarikh adalah ingatan untuk mencatat waktu, maka Jugrafiya adalah senjata dan perisai untuk menguasai bumi.

Kehancuran terbesar umat Islam hari ini adalah ketika kita mengira Jugrafiya sudah digantikan oleh pelajaran Geografi sekuler Barat. Akibatnya, kita menjadi bangsa yang buta geopolitik, kita hidup di atas wilayah maritim yang paling strategis di dunia (Nusantara), tetapi pikiran kita lumpuh, tidak tahu cara mengelolanya, dan akhirnya ruang hidup kita terus-menerus didikte dan dieksploitasi oleh kekuatan global asing.

Previous Post

Kunjungan Andrew Peacock: Situs Bongal Membuka Perspektif Baru Hubungan Asia Tenggara dengan Timur Tengah

Editor

Editor

Related Posts

Kehadiran Islam dan Terbukanya Jejaring Global Abad ke-7 M
Islamic Civilization

Kehadiran Islam dan Terbukanya Jejaring Global Abad ke-7 M

24 Agustus 2026
Independensi Teori dalam Historiografi Situs Bongal Pesisir Barat Sumatra
Islamic Civilization

Independensi Teori dalam Historiografi Situs Bongal Pesisir Barat Sumatra

19 Agustus 2026
Hasil Penelitian Situs Bongal Diharapkan menjadi Materi Pelajaran Sejarah
Activity

Hasil Penelitian Situs Bongal Diharapkan menjadi Materi Pelajaran Sejarah

7 Agustus 2026
Para Ilmuwan Jugrafiya: Pelopor dan Madzhab Pemikiran Abad ke-9 M Hingga Abad ke-13 M
Islamic Civilization

Para Ilmuwan Jugrafiya: Pelopor dan Madzhab Pemikiran Abad ke-9 M Hingga Abad ke-13 M

15 Juli 2026
Riset Arkeologi Islam di Arab Saudi: Peradaban Masa Awal Islam di Rute Hijrah Mekkah dan Madinah
Islamic Civilization

Riset Arkeologi Islam di Arab Saudi: Peradaban Masa Awal Islam di Rute Hijrah Mekkah dan Madinah

22 Juni 2026
Jugrafiya: Mengenal Integrasi Ilmu Sosial dan Sains dalam Tradisi Intelektual Islam
Islamic Civilization

Jugrafiya: Mengenal Integrasi Ilmu Sosial dan Sains dalam Tradisi Intelektual Islam

15 Juni 2026

POPULAR

Karya Jugrafiya Para Ilmuwan Muslim: Dokumen Penting Ekonomi-Politik Global

Karya Jugrafiya Para Ilmuwan Muslim: Dokumen Penting Ekonomi-Politik Global

9 September 2026
Kunjungan Andrew Peacock: Situs Bongal Membuka Perspektif Baru Hubungan Asia Tenggara dengan Timur Tengah

Kunjungan Andrew Peacock: Situs Bongal Membuka Perspektif Baru Hubungan Asia Tenggara dengan Timur Tengah

31 Agustus 2026
Kehadiran Islam dan Terbukanya Jejaring Global Abad ke-7 M

Kehadiran Islam dan Terbukanya Jejaring Global Abad ke-7 M

24 Agustus 2026
Independensi Teori dalam Historiografi Situs Bongal Pesisir Barat Sumatra

Independensi Teori dalam Historiografi Situs Bongal Pesisir Barat Sumatra

19 Agustus 2026
Hasil Penelitian Situs Bongal Diharapkan menjadi Materi Pelajaran Sejarah

Hasil Penelitian Situs Bongal Diharapkan menjadi Materi Pelajaran Sejarah

7 Agustus 2026
Sultanate Institute menyelenggarakan Workshop Digitalisasi Manuskrip dan Arsip Sejarah: Pentingnya Alih Media dan Preservasi Digital Warisan Intelektual Nusantara

Sultanate Institute menyelenggarakan Workshop Digitalisasi Manuskrip dan Arsip Sejarah: Pentingnya Alih Media dan Preservasi Digital Warisan Intelektual Nusantara

25 Juli 2026
Buku “Perdagangan Maritim Dunia Islam di Pantai Barat Sumatra Abad I–IV H/VII–X M” Perkuat Riset Arkeologi-Sejarah

Buku “Perdagangan Maritim Dunia Islam di Pantai Barat Sumatra Abad I–IV H/VII–X M” Perkuat Riset Arkeologi-Sejarah

24 Juli 2026
Para Ilmuwan Jugrafiya: Pelopor dan Madzhab Pemikiran Abad ke-9 M Hingga Abad ke-13 M

Para Ilmuwan Jugrafiya: Pelopor dan Madzhab Pemikiran Abad ke-9 M Hingga Abad ke-13 M

15 Juli 2026
Workshop Digitalisasi Manuskrip dan Arsip Sejarah

Workshop Digitalisasi Manuskrip dan Arsip Sejarah

11 Juli 2026
Bedah Buku Perdagangan Maritim Dunia Islam di Pantai Barat Sumatra Abad I-IV H/VII-X M

Bedah Buku Perdagangan Maritim Dunia Islam di Pantai Barat Sumatra Abad I-IV H/VII-X M

4 Juli 2026
ADVERTISEMENT

Sultanate Institute. All Right Reserved

  • Profile
  • About Us
  • Contact Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan
  • Cinderamata
    • ParfumGiftset
    • ParfumHampers