No Result
View All Result
Sultanate Institute
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan
  • Cinderamata
    • ParfumGiftset
    • ParfumHampers
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan
  • Cinderamata
    • ParfumGiftset
    • ParfumHampers
No Result
View All Result
Sultanate Institute
No Result
View All Result

Warisan Budaya Kerajaan Kuno Saba’ sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO

Editor by Editor
9 April 2025
in Islamic Civilization
0
Warisan Budaya Kerajaan Kuno Saba’ sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO

Foto Udara Bendungan Ma'rib. Sumber: Amr Alsrori, Nomination Team of the Landmarks of the Ancient Kingdom of Saba in Marib Governorate, https://whc.unesco.org/en/documents/192097

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Bukti-bukti peradaban masyarakat Arab Selatan sebelum masa Islam dapat ditemukan di kawasan bekas Kerajaan Saba’ yang terdiri dari tujuh situs arkeologi. Warisan Kerajaan Saba’ ini memberi pengetahuan penting tentang masyarakat maritim Arab Selatan, sistem irigasi, dan sistem tata kota.

Selain itu warisan budaya Kerajaan Saba’ juga menjadi saksi kekayaan dan pencapaian dalam aspek arsitektur, estetika, dan teknologi. Situs-situs warisan budaya tersebut menjadi saksi pusat tata administrasi Kerajaan, di mana mereka memegang otoritas jejaring rute pelayaran dan perdagangan di Jazirah Arab.

Jejaring tersebut tentu juga membawa aktivitas pertukaran budaya yang kompleks dan lebih luas yang menghubungkan antara Laut Merah, Mediterania, Afrika Timur, hingga perairan Samudra Hindia secara luas.

Terletak di lanskap semi-kering berupa lembah, gunung, dan gurun, situs-situs warisan budaya Kerajaan Saba’ terdiri dari sisa-sisa pemukiman perkotaan besar dengan kuil-kuil monumental, benteng, dan bangunan lainnya.

Salah satunya ialah Bendungan Ma’rib yang merupakan peninggalan sistem irigasi yang inovatif, mencerminkan kecakapan teknologi dalam rekayasa hidrologi dan pertanian dalam skala yang tak tertandingi di Arab Selatan kuno, sehingga menghasilkan pembentukan oasis buatan manusia kuno terbesar.

Pengetahuan teknologi di bidang rekayasa hidrologi memungkinkan bangsa Saba untuk membuat bendungan Ma’rib, yang mengalirkan sistem irigasi kanal yang inovatif yang memungkinkan penggarapan wilayah yang luas yang membentang dari utara dan selatan Ma’rib, yang dianggap sebagai oasis buatan terbesar di Arab kuno. Bendungan Ma’rib menunjukkan tingkat pengetahuan teknologi dan keterampilan teknik yang tinggi.

ADVERTISEMENT

Kota Marib sendiri adalah kota terbesar dan terpadat di kerajaan Saba’. Kota ini dikelilingi oleh tembok sepanjang 4,5 km. Di luar kota terdapat sisa-sisa dua kuil Sabean, kuil oval Awwam, yang dikenal sebagai tempat suci Ratu Sheba, dan kuil Barran, yang didedikasikan untuk dewa bulan Almaqah.

Ma’rib juga merupakan ibu kota, pusat administrasi, budaya, dan ekonomi Kerajaan Saba. Kemudian berjarak sekitar 40 KM di sisi barat diduga merupakan ibu kota militernya, yaitu suatu kota berbenteng Sirwah.

Kota Kuno Sirwah. Sumber: Irmgard Wagner, German Archaeological Institute, Orient Department, https://whc.unesco.org/en/documents/192099

Kerajaan Saba’ merupakan kerajaan yang berkembang pesat sejak abad ke-8 SM hingga abad ke-3 M. Masyarakat Arab Selatan masa Kerajaan Saba’ memiliki andil yang besar dalam jejaring aktivitas pelayaran dan perdagangan dunia.

Kawasan pesisir Arab Selatan merupakan rute perdagangan maritim utama, yang dilayari oleh para pelaut mancanegara. Pelabuhan-pelabuhannya terbuka bagi para pelayar dan pedagang yang hendak berniaga.

Situs-Situs bangunan warisan Kerajaan Saba’ merupakan bukti luar biasa atas kemakmurannya, sebagai kerajaan yang mendominasi Arabia Selatan pada periode antara abad ke-8 SM hingga abad ke-3 M.

Kerajaan Saba’ juga menunjukkan kekuatan politik dan budaya di Arab Selatan. Status sosial-politik dan ekonomi kerajaan yang tinggi, kemakmurannya bersumber dari kendali atas perdagangan kemenyan, dan mampu menciptakan inovasi melalui teknologi dan sistem irigasi untuk melangsungkan hidup.

Prasasti dinding yang dilestarikan yang mendokumentasikan peristiwa-peristiwa bersejarah, acara keagamaan, dan keputusan administratif memberikan gambaran sekilas tentang bidang-bidang utama kehidupan kerajaan.

Previous Post

Pelayaran dan Perdagangan Maritim Dunia Era Peradaban Saba’

Next Post

Sultanate Institute Menyerahkan Laporan Hasil Peneltian Situs Bongal ke Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II Sumatra Utara

Editor

Editor

Related Posts

Situs Bongal Mengungkap Konteks Sejarah Global Abad 7-10 M
Islamic Civilization

Situs Bongal Mengungkap Konteks Sejarah Global Abad 7-10 M

15 September 2026
Situs Bongal Membuka Wawasan dan Pengetahuan Baru Kesejarahan Pesisir Barat Sumatra
Islamic Civilization

Situs Bongal Membuka Wawasan dan Pengetahuan Baru Kesejarahan Pesisir Barat Sumatra

13 September 2026
Karya Jugrafiya Para Ilmuwan Muslim: Dokumen Penting Ekonomi-Politik Global
Islamic Civilization

Karya Jugrafiya Para Ilmuwan Muslim: Dokumen Penting Ekonomi-Politik Global

9 September 2026
Kehadiran Islam dan Terbukanya Jejaring Global Abad ke-7 M
Islamic Civilization

Kehadiran Islam dan Terbukanya Jejaring Global Abad ke-7 M

24 Agustus 2026
Independensi Teori dalam Historiografi Situs Bongal Pesisir Barat Sumatra
Islamic Civilization

Independensi Teori dalam Historiografi Situs Bongal Pesisir Barat Sumatra

19 Agustus 2026
Hasil Penelitian Situs Bongal Diharapkan menjadi Materi Pelajaran Sejarah
Activity

Hasil Penelitian Situs Bongal Diharapkan menjadi Materi Pelajaran Sejarah

7 Agustus 2026
Next Post
Sultanate Institute Menyerahkan Laporan Hasil Peneltian Situs Bongal ke Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II Sumatra Utara

Sultanate Institute Menyerahkan Laporan Hasil Peneltian Situs Bongal ke Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II Sumatra Utara

POPULAR

Situs Bongal Mengungkap Konteks Sejarah Global Abad 7-10 M

Situs Bongal Mengungkap Konteks Sejarah Global Abad 7-10 M

15 September 2026
Situs Bongal Membuka Wawasan dan Pengetahuan Baru Kesejarahan Pesisir Barat Sumatra

Situs Bongal Membuka Wawasan dan Pengetahuan Baru Kesejarahan Pesisir Barat Sumatra

13 September 2026
Karya Jugrafiya Para Ilmuwan Muslim: Dokumen Penting Ekonomi-Politik Global

Karya Jugrafiya Para Ilmuwan Muslim: Dokumen Penting Ekonomi-Politik Global

9 September 2026
Kunjungan Andrew Peacock: Situs Bongal Membuka Perspektif Baru Hubungan Asia Tenggara dengan Timur Tengah

Kunjungan Andrew Peacock: Situs Bongal Membuka Perspektif Baru Hubungan Asia Tenggara dengan Timur Tengah

31 Agustus 2026
Kehadiran Islam dan Terbukanya Jejaring Global Abad ke-7 M

Kehadiran Islam dan Terbukanya Jejaring Global Abad ke-7 M

24 Agustus 2026
Independensi Teori dalam Historiografi Situs Bongal Pesisir Barat Sumatra

Independensi Teori dalam Historiografi Situs Bongal Pesisir Barat Sumatra

19 Agustus 2026
Hasil Penelitian Situs Bongal Diharapkan menjadi Materi Pelajaran Sejarah

Hasil Penelitian Situs Bongal Diharapkan menjadi Materi Pelajaran Sejarah

7 Agustus 2026
Sultanate Institute menyelenggarakan Workshop Digitalisasi Manuskrip dan Arsip Sejarah: Pentingnya Alih Media dan Preservasi Digital Warisan Intelektual Nusantara

Sultanate Institute menyelenggarakan Workshop Digitalisasi Manuskrip dan Arsip Sejarah: Pentingnya Alih Media dan Preservasi Digital Warisan Intelektual Nusantara

25 Juli 2026
Buku “Perdagangan Maritim Dunia Islam di Pantai Barat Sumatra Abad I–IV H/VII–X M” Perkuat Riset Arkeologi-Sejarah

Buku “Perdagangan Maritim Dunia Islam di Pantai Barat Sumatra Abad I–IV H/VII–X M” Perkuat Riset Arkeologi-Sejarah

24 Juli 2026
Para Ilmuwan Jugrafiya: Pelopor dan Madzhab Pemikiran Abad ke-9 M Hingga Abad ke-13 M

Para Ilmuwan Jugrafiya: Pelopor dan Madzhab Pemikiran Abad ke-9 M Hingga Abad ke-13 M

15 Juli 2026
ADVERTISEMENT

Sultanate Institute. All Right Reserved

  • Profile
  • About Us
  • Contact Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Spiced Islam
    • SI-IO 2022
    • SI-IO 2023
    • SI-IO 2025
  • Islamic Civilization
  • Museum
    • Museum Abad Satu Hijriyah
    • Museum Fansuri Situs Bongal
  • Manuscripts
  • Tombstones
  • Expeditions
  • Activities
  • Books
  • Galleries
    • Masjid
    • Ekskavasi
    • Kegiatan
  • Cinderamata
    • ParfumGiftset
    • ParfumHampers